Home
Seminar Nasional “Peluang Usaha Bagi Mahasiswa melalui seni dan wirausaha”

Seminar Nasional “Peluang Usaha Bagi Mahasiswa melalui seni dan wirausaha”

Bangsa Indonesia membutuhkan banyak wirausahawan untuk menjadikan negara ini pemimpin bagi negara – negara lain terutama dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) tahun 2015. Kampus harus menjadi pusat Entrepreneursip. Jadi, mahasiswa harus didorong agar memiliki jiwa wirausaha. Untuk menumbuhkan jiwa dan minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, AK (POLTEK) NEGERI BOJONEGORO, mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Peluang Usaha Bagi Mahasiswa melalui seni dan wirausaha” yang mengundang Narasumber DIDIK NINI THOWOK.

Semakin meningkatnya jumlah pengangguran terdidik di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh enggannya lulusan perguruan tinggi untuk berwirausaha. Menjadi wirausaha seringkali dipandang sebagai pilihan karir yang tidak terlalu disukai karena dihadapkan pada situasi keseharian yang tidak pasti, penuh rintangan, dan frustasi berkaitan dengan proses pendirian usaha baru. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan mempengaruhi persepsi orang terhadap karir kewirausahaan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan mempengaruhi persepsi orang terhadap karir kewirausahaan. Oleh karena itu pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi harus dirancang sedemikian rupa agar dapat memberikan dampak dalam mendorong minat mahasiswa untuk berwirausaha. Pola pembelajaran kewirausahaan minimal mengandung lima unsur: pemikiran, perasaan, keterampilan, kesiapan mental, dan pengalaman langsung.

Berangkat dari hal inilah, AK (POLTEK) NEGERI BOJONEGORO selalu mendorong mahasiswanya untuk memiliki jiwa wirausaha. Pada tanggal 23 Desember 2013, AK (POLTEK) NEGERI BOJONEGORO mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Peluang Usaha Bagi Mahasiswa melalui seni dan wirausaha” yang mengundang Narasumber DIDIK NINI THOWOK. Dalam seminar ini kehadiran DIDIK NINI THOWOK, menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa sebagai “Role Model”, sosok seorang seniman sukses Indonesia yang telah dikenal hingga ke mancanegara. Didik Nini Thowok menjadikan kesenian tari, sebagai peluang wirausaha. Beliau terkenal dengan ciri khas tarian ‘dua muka’-nya, yaitu sebuah tarian yang menjalankan dua karakter wajah sekaligus dengan menggunakan topeng depan belakang. Pemimpin Didik Nini Thowok Foundation dan Didik Nini Thowok Entertainment itu menggeluti dunia tari sejak usia belia, dan lama ‘ngamen’ di Malioboro, yaitu sebuah kawasan kreativitas para seniman di Yogyakarta. Seminar ini tidak hanya mengundang para mahasiswa AK (POLTEK) NEGERI BOJONEGORO, namun juga banyak dihadiri oleh kalangan seni dan Masyarakat umum.