Home
Lulusan AK Bisa Transfer ke Polinema

Lulusan AK Bisa Transfer ke Polinema

SURYA Online, MALANG

Jumat, 31 Januari 2014 20:02 WIB

http://surabaya.tribunnews.com/2014/01/31/lulusan-ak-bisa-transfer-ke-polinema

Lulusan Akademi Komunitas (AK) Politeknik Negeri Malang (Polinema) bisa langsung melanjutkan studi di Polinema, dengan sistem transfer kuliah melalui jalur khusus.

Kordinator AK Polinema, Drs Siswoko MT MM menjelaskan AK Polinema merupakan akademi binaan Polinema yang berdiri di beberapa kota di Indonesia sejak 2012. AK Polinema ini memiliki jenjang D1 dan D2 dengan tujuan memberikan program pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga kerja siap pakai. Untuk 2014 ini, merupakan lulusan angkatan pertama AK Polinema.

Siswoko mengatakan, bagi lulusan yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, D3 atau D4 di kampus induk, bisa langsung mendaftar setelah dinyatakan lulus. “Kami punya lima AK binaan (Bojonegoro, Blitar, Trenggalek, Jepara, dan Sumbawa Barat). Dua di antaranya (Bojonegoro dan Blitar) akan meluluskan angkatan pertama. Bagi yang ingin lanjutkan kuliah di Polinema, tinggal transfer saja,” kata Siswoko, Jumat (31/1/2014).

Jumlah mahasiswa di lima AK Polinema itu sebanyak 1.634 mahasiswa. Meski menyediakan ruang bagi lulusannya, lanjut Siswoko, akan ada kuota dan tes khusus bagi lulusan AK Polinema yang ingin masuk ke kampus induk ini. “Kalau lolos, kuliah mahasiswa langsung setingkat semester lima. Di samping lebih cepat, biayanya juga murah karena tidak dari awal lagi,” sambungnya.

Siswoko mengungkapkan, Polinema sedang melakukan penjajakan dengan beberapa perusahaan lokal untuk menyalurkan lulusannya. Sebab, sistem kurikulumnya didasarkan dengan muatan lokal tempat AK Polinema itu berdiri.

“Tujuan AK Polinema ini memang untuk mengembangkan potensi lokal masyarakat di suatu kota. Selain mendidik untuk menjadi tenaga kerja siap pakai, kami ajarkan juga untuk menjadi wirausaha berbasis muatan lokal. Secara nasional sudah ada 35 AK untuk masing-masing Politeknik Negeri (Poltek), tapi target 2015 kami harapkan menjadi 289 AK,” ujar Siswoko.