Home
Kemahasiswaan
MAPALA AKN Bojonegoro
Pendakian Merah Putih ke Puncak Lawu 3265Mdpl

Pendakian Merah Putih ke Puncak Lawu 3265Mdpl

IMG_20140818_142601 IMG_20140817_080959 IMG20140817095449 2014-08-16 17.20.12 2014-08-16 17.20.01 2014-08-16 17.19.20 2014-08-16 17.19.04 2014-08-16 17.07.20 2014-08-16 17.06.53 2014-08-16 17.05.50 2014-08-16 17.05.43

17 agustus 2014, kami kembali melakukan pendakian untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69. Kali ini pendakian kami ke puncak lawu salah satu gunung yang berada di perbatasan antara jawa tengah dan jawa timur, tepatnya di kab. Magetan jawa timur.

Hari sabtu, 16 agustus 2014 tepatnya pukul 10.00 WIB kami bertolak dari Bojonegoro menuju ke pos perijinan pendakian puncak lawu yang berada di cemoro sewu kab. Magetan, Dengan menggunakan motor kami ber-4 Wahyu Hidayat, Nur Rochman, Yoko Rizki P, dan saya sendiri Lugito sastro, singkat cerita pada pukul 12.30 WIB kami tiba di pos perijinan kami di sambut dengan ramainya para pendaki yang ingin melakukan pendakian merah putih dan melakukan upacara menyambut hari Kemerdekaan RI.

Setelah beristirahat sejenak, sholat, makan siang kami kembali memeriksa perlengkapan dan perbekalan yang kami bawa. Pada pukul 14.30 WIB kami telah mendaftar di pos perijinan dan siap untuk melakukan pendakian, Berdo’a bersama sebelum melakukan pendakian adalah hal wajib yang rutin kami lakukan dan pada saat itu di pimpin oleh ketua KOMUNITAS MAPALA kami Wahyu Hidayat. Tanjakan demi tanjakan kami lewati dan kami pun tiba di pos1 jam menunjukkan 16.00 WIB, beristirahat sejenak dan bercerita telah menghilangkan rasa lelah, kami pun melanjutkan perjalanan untuk menuju pos2 tepat pukul 18.15 WIB dari pos2 kami dapat menyaksikan pemandangan yang sungguh menakjubkan yaitu matahari terbenam di atas awan. Untuk menyingkat waktu kami pun secepatnya melakukan sholat maghrib berjamaah dan kembali melanjutkan perjalanan.

Jam menunjukkan pukul 20.00 WIB kami tiba di pos3 hawa dingin pun sudah menyambut kadatangan rombongan para pendaki yang ingin melakukan perjalanan mulia ini, tanpa beristiraht kamipun melanjukan perjalanan 21.30 WIB kami tiba di pos4 setelah mengira” waktu untuk dapat melihat matahri terbit di puncak lawu kami ber4 memutuskan untuk membuka tenda dan beristirahat sembari memasak perbekalan yang kami bawa, dengan membagi tugas sebagian memasang tenda dan sebagian untuk memasak. Setelah tenda siap kami pun berkumpul untuk memasak dan sekedar menghangatkan tubuh dengan segelas kopi yang telah di siapkan.

Keasikan kami meminum kopi sambil bercerita dan tertawa di kejutkan oleh rombongan Tim SAR yang memberi kabar bahwa terjadi kebakaran hebat di atas pos4 kurang lebih setengah jam dari pos4, kami pun sangat kecewa mendengar berita tersebut, pukul 22.00 WIB setelah membereskan tenda dan perbekalan kami memutuskan untuk turun demi keselamatan, Himbauan Tim SAR pun mewajibkan seluruh pendaki turun demi keselamatan (kurang lebih 750 pendaki).

Dengan sangat kecewa kami pun turun tanpa berhenti untuk istirahat perjalanan turun, perjalanan turun pun berasa sangat singkat pada pukul 24.30 WIB kami tiba di pos1 kembali kami membuka tenda dan beristirahat. Pukul 05.00 kami bangun dan melaksanakan sholat shubuh berjamaah, membereskan tenda kami memasak untuk makan pagi setelah makan kami pun siap melanjutkan perjalanan turun, Tepat pukul 07.00 WIB kami tiba di pos perijinan melanjutkan perjalanan pada pukul 12.00 WIB kami tiba di bojonegoro.

Sekali lagi mendaki gunung itu bukan tentang mencapai puncak tapi tentang kebersamaan dan tentang persaudaraan, karena itu mahal harganya. Walaupun kami gagal utuk melakukan upacara kemerdekaan di puncak lawu tapi kemerdekaan itu ada di hati kami. Dan suatu saat kami akan kembali mendaki ke puncak lawu.

INGAT KAWAN…!!!

  • Jangan mengambil sesuatu kecuali Foto
  • Jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak, dan
  • Jangan membunuh apapun kecuali waktu.

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

*

*